DUNIA TANPA KATA (INTROVERT)

Submitted by viennama on Mon, 09/28/2020 - 17:17

Ini adalah sepenggal kisah dari introvert untuk dunia.. 
Tentang ribuan alasan yang membutuhkan jawaban kenapa dan mengapa, 
Apa kita beda? 
Mungkin keasingan yang membuat sedikit memejamkan mata akan jadi lebih menenangkan
Bukan aku tidak ingin mengenalmu, lebih lebih pribadimu. 
Si periang dan penuh warna.. 
Sedang aku? Hanya monokrom yang sendu. 
Kesana kemari mencari pewarna yang setia, seorang pewarna yang tidak butuh kata.
Karena aku tidak pandai berkata-kata, bisa ku hanya mendamaikan mu dengan rasa. 
Apakah dunia merah jambu harus selalu di penuhi dengan rayu? 
Aku sering menanyakan hal itu kepada beberapa orang yang kutemui. 
Seperti kuli yang sedang berkeringat untuk memenuhi nafkah keluarganya. 
Juga sipengayuh becak yang sedang mencari uang untuk sepatu baru anak kecilnya.
Aku bertanya kepada mereka, apakah mencintai harus selalu dengan kata? 
Hhh, mereka jawab tidak, karena banyak pengorbanan yang jauh lebih bermakna dari semua kata yang berdiksi sempurna. 
Lalu apakah salah jika aku mencintaimu tanpa kata? 
Dunia ini sudah penuh dengan kata-kata, Diksi-diksi yang indah kadang dirangkai untuk  mengelabui korbannya. 
Seperti petinggi yang berjanji akan memakmurkan rakyatnya, yaa namun, setelah berhasil menduduki jabatannya, justru banyak yang hanya memperkaya dirinya. 
Dua perbedaan yang kontras telah aku temui di negeri ini. Ada yang mencintai dengan kata, ada yang mencintai dengan rasa. 
Lalu apa kamu mau hanya ku janjikan ribuan rayu lalu kutinggal pergi? 
Aku bukan penyair yang pandai merangkai diksi, aku pecinta yang sedang butuh warna. 
Karena warnaku sebelumnya sudah direnggut dengan senja-senja bajingan yang tidak tahu diri. 
Ditunggu dari siang, namun pergi begitu saja dengan malam. Orang pendiam seperti aku ini bisa apa? 
Mencintai juga tidak pantas, apalagi memiliki. 
Aku monokrom, aku tanpa warna, duniaku saat ini hanya hitam dan putih, orang bilang seperti piano hanya tinggal bagaimana aku memainkannya. 
Tapi menurutku, aku juga butuh warna sepertimu, karena instrumen musik piano tidak begitu mudah tanpa hadirnya seorang kamu. 

Dunia Tanpa Kata (Introvert) 
Khoirul Trian, Kalianda 25/08/2019

Sumber : https://youtu.be/tK7zAVi9DKA

Tags